Asuransi All Risk Berapa Persen Dari Harga Mobil

Asuransi all risk adalah salah satu jenis asuransi mobil yang menawarkan perlindungan terluas bagi pemilik mobil. Dalam asuransi all risk, seluruh risiko kehilangan atau kerusakan pada mobil akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, kecuali jika terdapat beberapa pengecualian tertentu. Tentu saja, sebagai pemilik mobil, Anda dapat menentukan besarnya premi yang harus dibayarkan untuk mendapatkan perlindungan tersebut. Namun, berapa persen dari harga mobil yang seharusnya digunakan sebagai dasar penghitungan premi asuransi all risk? Artikel ini akan memberikan jawaban lengkap mengenai hal tersebut.

Penghitungan Persentase Premi Asuransi All Risk

Sebagai informasi, premi asuransi all risk dihitung berdasarkan beberapa faktor, seperti harga mobil, tahun produksi, merek, model, dan jenis mobil. Namun, faktor yang paling penting adalah harga mobil itu sendiri. Semakin mahal harga mobil, semakin tinggi premi yang harus dibayar. Sebagai acuan, biasanya perusahaan asuransi menggunakan persentase dari harga mobil sebagai dasar penghitungan premi asuransi all risk. Persentase tersebut berkisar antara 1 hingga 5 persen dari harga mobil.

Misalnya, jika harga mobil Anda adalah Rp 300 juta, dan perusahaan asuransi menggunakan persentase 3 persen sebagai dasar penghitungan premi, maka premi yang harus Anda bayar adalah sebesar Rp 9 juta per tahun. Namun, perlu diingat bahwa persentase tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan asuransi. Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum membeli polis asuransi all risk.

Keuntungan Asuransi All Risk

Meskipun premi asuransi all risk lebih tinggi dibandingkan dengan asuransi mobil lainnya, namun jenis asuransi ini memiliki keuntungan yang banyak dan sangat bermanfaat bagi pemilik mobil. Berikut ini adalah beberapa keuntungan asuransi all risk:

1. Perlindungan Terluas

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, asuransi all risk memberikan perlindungan terluas bagi pemilik mobil. Hal tersebut karena seluruh risiko kehilangan atau kerusakan pada mobil akan ditanggung oleh perusahaan asuransi, kecuali jika terdapat beberapa pengecualian tertentu.

2. Pilihan Tambahan

Beberapa perusahaan asuransi menawarkan pilihan tambahan untuk polis asuransi all risk. Salah satunya adalah jaminan kecelakaan penumpang, yang memberikan perlindungan kepada pengemudi dan penumpang dalam kendaraan jika terjadi kecelakaan. Selain itu, terdapat juga pilihan tambahan untuk melindungi aksesori mobil, seperti GPS, audio, atau sistem keamanan.

3. Kompensasi Yang Adil

Jika terjadi kerusakan atau kehilangan pada mobil, maka perusahaan asuransi akan memberikan kompensasi yang adil sesuai dengan nilai mobil tersebut. Hal tersebut tentu saja sangat menguntungkan bagi pemilik mobil, karena mereka tidak perlu merelakan kehilangan mobil dan uang yang sudah dikeluarkan untuk membelinya.

4. Perbaikan Di Bengkel Resmi

Jika terjadi kerusakan pada mobil yang diasuransikan, pemilik mobil dapat memperbaikinya di bengkel resmi milik pabrikan. Hal tersebut tentu saja membuat kualitas perbaikan menjadi lebih terjamin dan berkualitas, karena bengkel resmi memiliki tenaga ahli dan menggunakan suku cadang asli.

Penutup

Secara keseluruhan, asuransi all risk berapa persen dari harga mobil tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan asuransi. Namun, sebagai pemilik mobil, Anda dapat memilih asuransi all risk sebagai perlindungan terluas untuk mobil Anda. Meskipun premi asuransi all risk lebih tinggi dibandingkan dengan asuransi mobil lainnya, namun keuntungan yang didapatkan juga lebih besar. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih perusahaan asuransi yang terpercaya dan memeriksa syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum membeli polis asuransi all risk. Dengan demikian, mobil Anda akan tetap terlindungi dengan baik dan Anda dapat menghindari risiko kehilangan atau kerusakan yang tidak terduga.