Cara Menghitung Volume Cairan Infus

Cara Menghitung Volume Cairan Infus

Cairan infus adalah salah satu jenis terapi yang diberikan melalui saluran pembuluh darah untuk mengatasi kekurangan cairan dalam tubuh. Cairan infus diberikan dalam jumlah tertentu dan harus dihitung dengan akurat untuk menghindari overdosis atau underdosis. Artikel ini membahas cara menghitung volume cairan infus dengan detil.

Langkah-langkah Menghitung Volume Cairan Infus

Untuk menghitung volume cairan infus yang dibutuhkan, langkah-langkah berikut dapat diikuti:

Tentukan kebutuhan cairan pasien: Kebutuhan cairan tergantung pada usia, berat badan, kondisi medis, dan jenis kelamin pasien. Kebutuhan cairan dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Kebutuhan Cairan = Berat Badan x Faktor Kebutuhan Cairan

Tentukan faktor kebutuhan cairan: Faktor kebutuhan cairan adalah jumlah cairan yang diperlukan oleh tubuh dalam 24 jam. Faktor kebutuhan cairan dapat dihitung dengan menggunakan tabel di bawah ini:

Usia
Faktor Kebutuhan Cairan

Dibawah 10 Kg
100 ml/kg/hari

10 – 20 Kg
1000 ml + 50 ml/kg/hari untuk setiap kilogram di atas 10 kg

Diatas 20 Kg
1500 ml + 20 ml/kg/hari untuk setiap kilogram di atas 20 kg

Hitung volume cairan infus: Setelah kebutuhan cairan pasien diketahui, volume cairan infus dapat dihitung. Cairan infus biasanya diberikan dalam bentuk tetes per menit (gtt/menit). Untuk menghitung volume cairan infus dalam ml/jam, rumus berikut dapat digunakan:

Volume Cairan Infus (ml/jam) = Kebutuhan Cairan (ml/24 jam) / Faktor Konversi

Tentukan faktor konversi: Faktor konversi adalah jumlah tetes cairan infus per ml. Faktor konversi dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Faktor Konversi = Total Volume Cairan Infus (ml) / Total Tetes Cairan Infus

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, volume cairan infus yang dibutuhkan dapat dihitung dengan akurat.

Contoh Perhitungan

Seorang pasien dewasa dengan berat badan 70 kg membutuhkan kebutuhan cairan sebesar:

Kebutuhan Cairan = 70 kg x 20 ml/kg/hari = 1400 ml/hari

Jika cairan infus diberikan dengan faktor konversi 20 tetes/ml, maka:

Volume Cairan Infus (ml/jam) = 1400 ml/24 jam / 3 = 467 ml/jam

Jadi, cairan infus harus diberikan sebanyak 467 ml/jam atau sekitar 9 tetes per menit.

Kesimpulan

Cairan infus adalah salah satu jenis terapi yang diberikan untuk mengatasi kekurangan cairan dalam tubuh. Untuk menghitung volume cairan infus yang dibutuhkan, langkah-langkah berikut dapat diikuti: tentukan kebutuhan cairan pasien, tentukan faktor kebutuhan cairan, hitung volume cairan infus, dan tentukan faktor konversi. Menghitung volume cairan infus dengan akurat sangat penting untuk menghindari overdosis atau underdosis. Semoga artikel ini membantu Anda dalam memahami cara menghitung volume cairan infus.

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung Volume Cairan Infus ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.