Cara Menghitung Resistor Dengan Avometer

Cara Menghitung Resistor Dengan Avometer

Resistor adalah salah satu komponen elektronik yang sering digunakan dalam rangkaian elektronik. Fungsi utama resistor adalah untuk membatasi aliran arus listrik dalam rangkaian sehingga dapat mengurangi kelebihan arus listrik yang dapat merusak komponen-komponen elektronik lainnya. Namun, dalam beberapa kasus, kita seringkali tidak mengetahui nilai resistor yang digunakan dalam suatu rangkaian. Nah, untuk mengetahui nilai resistor tersebut, kita dapat menggunakan alat ukur elektronik yang disebut dengan avometer.

Langkah-langkah Menghitung Resistor Dengan Avometer

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam menghitung nilai resistor menggunakan avometer:

Pertama-tama, pastikan bahwa avometer yang akan digunakan sudah dalam keadaan menyala dan siap untuk digunakan.
Selanjutnya, atur avometer pada posisi pengukuran resistansi atau ohmmeter. Biasanya, pada avometer terdapat pilihan pengukuran resistansi yang dapat diatur dengan menggunakan tombol yang tersedia.
Kemudian, sambungkan ujung merah avometer ke salah satu ujung resistor, dan ujung hitamnya ke ujung resistor yang lainnya.
Pada saat ini, avometer akan menampilkan nilai resistansi yang terukur pada layarnya. Namun, perlu diingat bahwa nilai ini masih dalam satuan ohm, dan belum dalam nilai yang sebenarnya.
Untuk menghitung nilai resistor yang sebenarnya, perlu dilakukan konversi nilai resistansi dalam satuan ohm ke dalam satuan kiloohm (kΩ) atau megaohm (MΩ), tergantung pada besar nilai resistansi yang diukur. Nilai resistor dalam satuan kiloohm atau megaohm dapat dicari dengan membagi nilai resistansi dalam satuan ohm dengan 1000 (untuk konversi ke kiloohm) atau dengan 1.000.000 (untuk konversi ke megaohm).
Setelah ditemukan nilai resistor dalam satuan kiloohm atau megaohm, nilai tersebut dapat dibulatkan ke nilai yang sudah umum digunakan dalam industri elektronik, seperti 1 kΩ atau 10 kΩ.

TRENDING:  Cara Menghitung Resistor Menggunakan Multimeter

Contoh Perhitungan Menghitung Resistor Dengan Avometer

Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai cara menghitung resistor dengan avometer, berikut ini adalah contoh perhitungan:

Jika avometer menunjukkan nilai resistansi sebesar 7565 ohm, maka nilai resistor tersebut dapat dihitung dengan cara:

7565 ohm = 7,565 kΩ (dengan membagi nilai resistansi dengan 1000)

Setelah itu, nilai resistor tersebut dapat dibulatkan menjadi 7,5 kΩ, atau 8,2 kΩ, atau 10 kΩ, tergantung pada nilai resistor yang tersedia dalam toko komponen elektronik.

Kesimpulan

Dalam menghitung nilai resistor dengan avometer, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah mengatur avometer pada posisi pengukuran resistansi, menghubungkan ujung merah avometer ke salah satu ujung resistor, menghubungkan ujung hitam avometer ke ujung resistor yang lainnya, dan membaca nilai resistansi yang ditampilkan pada layar avometer. Selanjutnya, nilai resistansi tersebut perlu dikonversi ke dalam satuan kiloohm atau megaohm, dan dibulatkan ke nilai resistor yang sudah umum digunakan dalam industri elektronik. Dengan menggunakan cara ini, kita dapat menghitung nilai resistor dengan mudah dan cepat tanpa harus membuka rangkaian elektronik yang sedang digunakan.

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung Resistor Dengan Avometer ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.