Cara Menghitung Ppn Dan Ppnbm

Cara Menghitung Ppn Dan Ppnbm

Jika Anda berencana untuk memulai bisnis atau sudah menjalankan bisnis, maka Anda perlu mengetahui tentang PPN dan PPnBM. PPN atau Pajak Pertambahan Nilai dan PPnBM atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah adalah jenis pajak yang harus dibayar oleh setiap pengusaha atau produsen atas penjualan barang dan jasa mereka. Berikut adalah cara menghitung PPN dan PPnBM:

Cara Menghitung PPN

1. Hitunglah jumlah PPN yang harus dibayar. Jumlah PPN adalah 10% dari total harga jual barang dan jasa yang Anda tawarkan. Sebagai contoh, jika suatu barang dijual seharga Rp. 100.000,- maka jumlah PPN yang harus dibayar adalah Rp. 10.000,-.

2. Perhatikan jika Anda juga harus membayar PPN atas pembelian barang atau jasa dari pemasok Anda. Jika jumlah PPN yang Anda bayarkan lebih besar dari jumlah PPN yang diterima, maka Anda memiliki hutang pajak yang harus dibayar ke negara.

3. Setelah Anda menghitung jumlah PPN yang harus dibayar, tambahkan jumlah ini ke harga jual barang atau jasa Anda. Harga jual akhir dapat ditentukan dengan cara berikut:

Harga Jual Akhir = Harga Jual Barang + Jumlah PPN

Cara Menghitung PPnBM

1. Hitunglah jumlah PPnBM yang harus dibayar. Jumlah PPnBM bervariasi tergantung pada jenis barang yang dijual. Misalnya, mobil mewah memiliki tarif PPnBM lebih tinggi dibandingkan dengan sepeda motor biasa.

2. Jumlah PPnBM dapat dihitung dengan cara mengalikan persentase tarif dengan harga jual barang. Sebagai contoh, jika tarif PPnBM untuk mobil mewah adalah 40% dan harga jual mobil adalah Rp. 1.000.000.000,- maka jumlah PPnBM yang harus dibayar adalah Rp. 400.000.000,-

3. Setelah Anda menghitung jumlah PPnBM yang harus dibayar, tambahkan jumlah ini ke harga jual barang Anda. Harga jual akhir dapat ditentukan dengan cara berikut:

Harga Jual Akhir = Harga Jual Barang + Jumlah PPnBM

Kesimpulan

PPN dan PPnBM adalah jenis pajak yang harus dibayar oleh setiap pengusaha atau produsen atas penjualan barang dan jasa mereka. Cara menghitung PPN adalah dengan menghitung 10% dari total harga jual barang atau jasa dan menambahkannya ke harga jual akhir. Cara menghitung PPnBM adalah dengan mengalikan persentase tarif dengan harga jual barang dan menambahkannya ke harga jual akhir. Perhatikan bahwa jumlah PPN dan PPnBM dapat bervariasi tergantung pada jenis barang atau jasa yang dijual. Pastikan untuk selalu memperhitungkan jumlah PPN dan PPnBM dalam bisnis Anda untuk menghindari hutang pajak yang dapat dikenakan sanksi oleh negara.

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung PPN Dan PPnBM ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.