Cara Menghitung Occupancy Hotel Per Bulan

Cara Menghitung Occupancy Hotel Per Bulan

Occupancy rate atau tingkat hunian adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui seberapa banyak kamar hotel yang terisi pada periode waktu tertentu. Salah satu cara untuk mengukur occupancy rate adalah dengan menghitung occupancy hotel per bulan. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan cara menghitung occupancy hotel per bulan dengan detail.

Langkah-langkah menghitung occupancy hotel per bulan

Untuk menghitung occupancy hotel per bulan, ada beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

Hitung jumlah kamar total hotel
Hitung jumlah kamar yang terjual dalam satu bulan
Hitung jumlah malam dalam satu bulan
Kalikan jumlah kamar terjual dengan jumlah malam
Bagi hasilnya dengan jumlah kamar total dan jumlah malam dalam satu bulan
Kali 100 untuk mendapatkan persentase occupancy hotel per bulan

Berikut adalah penjelasan detail untuk setiap langkah-langkahnya:

1. Hitung jumlah kamar total hotel

Langkah pertama dalam menghitung occupancy hotel per bulan adalah dengan menghitung jumlah kamar total hotel. Jumlah kamar yang dimaksud adalah kamar yang tersedia untuk dijual. Anda dapat menemukan informasi tentang jumlah kamar total hotel pada laporan keuangan hotel atau dengan bertanya langsung kepada manajemen hotel.

2. Hitung jumlah kamar yang terjual dalam satu bulan

Langkah kedua adalah dengan menghitung jumlah kamar yang terjual dalam satu bulan. Untuk menghitung ini, Anda perlu mengumpulkan data dari laporan penjualan hotel. Data yang perlu dikumpulkan adalah jumlah kamar yang terjual selama satu bulan.

3. Hitung jumlah malam dalam satu bulan

Langkah ketiga adalah dengan menghitung jumlah malam dalam satu bulan. Anda dapat mengalikan jumlah hari dalam satu bulan dengan jumlah kamar yang tersedia. Misalnya, jika hotel memiliki 100 kamar dan bulan ini memiliki 30 hari, maka jumlah malam dalam satu bulan adalah 100 x 30 = 3,000.

4. Kalikan jumlah kamar terjual dengan jumlah malam

Langkah keempat adalah mengalikan jumlah kamar terjual dengan jumlah malam. Misalnya, jika hotel menjual 2,500 kamar dalam satu bulan, maka jumlah malam yang dipesan adalah 2,500 x 1 = 2,500.

5. Bagi hasilnya dengan jumlah kamar total dan jumlah malam dalam satu bulan

Langkah kelima adalah dengan membagi hasil dari langkah keempat dengan jumlah kamar total dan jumlah malam dalam satu bulan. Misalnya, jika hotel memiliki 100 kamar dan 3,000 malam dalam satu bulan, maka persamaannya adalah 2,500 / (100 x 3,000) = 0,0083.

6. Kali 100 untuk mendapatkan persentase occupancy hotel per bulan

Langkah terakhir adalah dengan mengalikan hasil dari langkah kelima dengan 100 untuk mendapatkan persentase occupancy hotel per bulan. Misalnya, jika hasil dari langkah kelima adalah 0,0083, maka persentase occupancy hotel per bulan adalah 0,0083 x 100 = 0,83%.

Kesimpulan

Occupancy hotel per bulan dapat dihitung dengan menghitung jumlah kamar terjual dalam satu bulan dan membaginya dengan jumlah kamar total dan jumlah malam dalam satu bulan. Dengan menghitung occupancy hotel per bulan, manajemen hotel dapat mengetahui seberapa banyak kamar yang terjual dan seberapa efektif hotel dalam mempromosikan kamar.

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung Occupancy Hotel Per Bulan ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.