Cara Menghitung Menggunakan Jangka Sorong Dan Mikrometer Sekrup

Cara Menghitung Menggunakan Jangka Sorong Dan Mikrometer Sekrup

Jangka sorong dan mikrometer sekrup adalah alat ukur yang paling sering digunakan di dalam industri manufaktur dan teknik. Kedua alat ini memiliki kemampuan untuk mengukur dengan akurasi tinggi dalam mendeteksi perbedaan ukuran yang sangat kecil. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cara menghitung menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup sangat penting untuk menjamin hasil yang akurat dan presisi dalam pengukuran.

Cara Menghitung Menggunakan Jangka Sorong

Langkah pertama dalam menghitung menggunakan jangka sorong adalah memahami skala pengukuran pada alat tersebut. Jangka sorong memiliki dua jenis skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama memiliki nilai yang tetap dan tertera pada bagian bawah alat, sementara skala nonius memiliki nilai yang berubah-ubah dan terletak pada bagian atas alat.

Untuk mengukur suatu objek dengan jangka sorong, pertama-tama letakkan objek tersebut pada rahang atas dan rahang bawah alat. Pastikan bahwa objek tersebut berada di antara rahang dengan erat dan sejajar.

Setelah itu, baca skala utama untuk mengetahui nilai utama dari ukuran objek tersebut. Kemudian, baca skala nonius pada bagian atas alat untuk menentukan nilai yang lebih akurat dari ukuran objek. Perhatikan posisi skala nonius yang serasi dengan skala utama dan baca nilai yang terletak tepat di bawah garis yang terletak di skala utama. Kedua nilai tersebut perlu dijumlahkan untuk mendapatkan hasil akhir dari pengukuran.

Contohnya, jika nilai pada skala utama adalah 4 mm dan pada skala nonius bernilai 0,23 mm, maka hasil pengukuran adalah 4,23 mm.

TRENDING:  Cara Menghitung Menggunakan Jangka Sorong

Cara Menghitung Menggunakan Mikrometer Sekrup

Langkah pertama dalam menghitung menggunakan mikrometer sekrup adalah memahami skala pengukuran pada alat tersebut. Mikrometer sekrup memiliki skala utama dan skala sleeve yang berbeda. Skala utama terletak pada bagian bawah alat dan memiliki nilai tetap, sementara skala sleeve terletak pada bagian atas alat dan memiliki nilai yang berubah-ubah.

Untuk mengukur suatu objek dengan mikrometer sekrup, pertama-tama letakkan objek tersebut pada rahang alat dan putar batang pengencang hingga objek tersebut menjadi erat dan sejajar dengan rahang alat. Pastikan bahwa batang pengencang tidak terlalu kencang agar tidak merusak objek yang diukur.

Setelah itu, baca nilai pada skala utama untuk mengetahui nilai utama dari ukuran objek. Kemudian, baca nilai pada skala sleeve untuk menentukan nilai yang lebih akurat dari ukuran objek. Perhatikan posisi garis pada skala sleeve yang serasi dengan skala utama dan baca nilai pada bagian bawah garis tersebut. Kedua nilai tersebut perlu dijumlahkan untuk mendapatkan hasil akhir dari pengukuran.

Contohnya, jika nilai pada skala utama adalah 5 mm dan pada skala sleeve bernilai 0,25 mm, maka hasil pengukuran adalah 5,25 mm.

Kesimpulan

Jangka sorong dan mikrometer sekrup adalah alat ukur yang sangat penting dalam industri manufaktur dan teknik. Pemahaman mengenai cara menghitung menggunakan kedua alat ini sangat penting untuk menjamin hasil yang akurat dan presisi dalam pengukuran. Untuk menghitung menggunakan jangka sorong, perhatikan skala utama dan skala nonius pada alat tersebut, sedangkan untuk menghitung menggunakan mikrometer sekrup, perhatikan skala utama dan skala sleeve pada alat tersebut. Dengan memahami cara menghitung menggunakan jangka sorong dan mikrometer sekrup, Anda dapat melakukan pengukuran dengan akurasi tinggi dan mendapatkan hasil yang presisi.

TRENDING:  Cara Menghitung Pakai Jangka Sorong

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung Menggunakan Jangka Sorong Dan Mikrometer Sekrup ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.