Cara Menghitung Masa Subur Untuk Program Hamil

Cara Menghitung Masa Subur Untuk Program Hamil

Setiap pasangan yang sedang berusaha untuk memiliki momongan pasti ingin mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim agar dapat meningkatkan peluang terjadinya kehamilan. Hal ini adalah penting karena hanya dalam periode tertentu setiap bulannya seorang wanita dapat hamil, yakni saat masa subur. Namun, sebelum menghitung masa subur, ada beberapa hal yang perlu dipahami terlebih dahulu.

Pengertian Masa Subur

Masa subur adalah periode waktu saat sel telur yang telah matang dilepaskan dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Masa subur hanya terjadi selama beberapa hari dalam setiap siklus menstruasi, yakni sekitar 12-24 jam setelah sel telur dilepaskan. Oleh karena itu, saat masa subur, kehamilan dapat terjadi jika terjadi pembuahan antara sel telur dan sperma.

Bagaimana Cara Menghitung Masa Subur?

Cara menghitung masa subur dapat dilakukan dengan menghitung siklus menstruasi atau dengan menggunakan tes ovulasi. Berikut adalah langkah-langkah cara menghitung masa subur:

1. Menghitung Siklus Menstruasi

Langkah pertama adalah dengan menghitung siklus menstruasi, yakni periode waktu antara dua hari menstruasi pertama. Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, namun bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Untuk menghitung siklus menstruasi, pertama-tama perlu dicatat tanggal pertama menstruasi pada periode bulan sebelumnya dan tanggal pertama menstruasi pada periode bulan saat ini.

Contoh: Jika tanggal pertama menstruasi pada periode bulan sebelumnya adalah 1 Januari 2022 dan tanggal pertama menstruasi pada periode bulan saat ini adalah 29 Januari 2022, maka siklus menstruasi adalah 29-1=28 hari.

TRENDING:  Cara Menghitung Masa Subur Untuk Hamil

2. Menghitung Hari Subur

Setelah mengetahui siklus menstruasi, langkah selanjutnya adalah menghitung hari subur. Hari subur adalah periode waktu saat sel telur matang dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Pada umumnya, masa subur terjadi sekitar 12-14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya.

Contoh: Jika siklus menstruasi adalah 28 hari, maka hari subur adalah 28-14=14. Artinya, masa subur terjadi pada hari ke-14 sejak hari pertama menstruasi pada periode bulan saat ini.

3. Menggunakan Tes Ovulasi

Selain menghitung siklus menstruasi, cara lain untuk menghitung masa subur adalah dengan menggunakan tes ovulasi. Tes ovulasi adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar hormon luteinizing hormone (LH) dalam urine. Kadar LH yang tinggi menandakan bahwa sel telur akan dilepaskan dalam waktu 1-2 hari ke depan.

Untuk menggunakan tes ovulasi, pertama-tama perlu membeli alat tes ovulasi dan mengikuti instruksi penggunaannya. Pada umumnya, tes ovulasi dilakukan pada pagi hari sebelum melakukan aktivitas apapun, termasuk buang air kecil. Kemudian, hasil tes dapat dibaca dalam beberapa menit setelah penggunaan. Jika hasil tes menunjukkan kadar LH tinggi, maka masa subur akan terjadi dalam waktu 1-2 hari ke depan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menghitung masa subur adalah:

Siklus menstruasi yang tidak teratur akan sulit memprediksi masa subur. Oleh karena itu, sebaiknya diukur selama beberapa bulan untuk mengetahui rata-rata siklus menstruasi.
Penggunaan alat kontrasepsi seperti pil KB atau IUD dapat mempengaruhi siklus menstruasi dan membuat sulit menghitung masa subur.
Berolahraga secara teratur, menjaga pola makan yang sehat, dan menghindari stres dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

TRENDING:  Cara Menghitung Waktu Subur Agar Tidak Hamil

Kesimpulan

Cara menghitung masa subur untuk program hamil dapat dilakukan dengan menghitung siklus menstruasi atau dengan menggunakan tes ovulasi. Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari, namun bisa berbeda-beda pada setiap wanita. Masa subur terjadi sekitar 12-14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Selain itu, beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menghitung masa subur adalah siklus menstruasi yang tidak teratur, penggunaan alat kontrasepsi, berolahraga secara teratur, menjaga pola makan yang sehat, dan menghindari stres.

Terima kasih telah membaca artikel Cara Menghitung Masa Subur Untuk Program Hamil ini dan sampai jumpa kembali di artikel menarik BicaraFakta.com lainnya.